Kenali Sablon Raster Dan Bagaimana Merawat Hasilnya

sablon rasterSudah banyak yang tahu bahwa sekarang ini jenis sablon ada amat sangat banyak sekali, mulai dari sablon otomatis, sablon press, sablon digital, sablon DTG, sablon polyester dan lain sebagainya. Tetapi kiranya belum banyak yang tahu tentang jenis sablon raster yang sebetulnya sudah terbilang lama eksis di dunia sablon. Bahkan bisa dikatakan, jenis sablon tersebut termasuk ke dalam jenis sablon yang hasilnya cukup optimal, baik soal detailnya maupun soal warnanya. Perihal pengerjaannya juga masih terbilang cukup mudah untuk dilakukan oleh siapa saja, apalagi bagi yang sudah familiar dengan berbagai teknik sablon.

Sekilas Tentang Sablon Raster Dan Cara Merawatnya

Raster sendiri merupakan dot berukuran kecil yang biasanya digunakan pada desain logo maupun sablon kaos berupa foto. Raster dikenal pula dengan sebutan teknik sablon separasi. Sablon raster atau sablon separasi merupakan teknik cetak menggunakan cara penggabungan atas komponen-komponen yang terdapat pada suatu gambar. Bisa pula diartikan sebagai teknik cetak yang menggabungkan berbagai warna-warna proses yakni Cyan, Magenta, Yellow, dan tentu tak ketinggalan Black yang kerap disebut dengan sebutan warna CMYK. Kombinasi dari keempat warna tadi itulah yang bisa menghasilkan beragam warna yang akhirnya menyusun suatu gambar secara utuh.

Setelah sedikit mengetahui tentang sablon raster, maka berikutnya ketahui pula cara merawat hasil sablonnya. Karena dengan mengetahui cara merawatnya maka hasil sablonnya nanti akan lebih awet dan tahan lama. Adapun beberapa ketentuan dasar dalam merawat hasil sablonnya antara lain sebagai berikut.

  1. Jangan rendam terlampau lama

Pada kaos yang disablon menggunakan raster, maka usahakan untuk tidak merendamnya terlampau lama. Waktu perendaman paling lama yang direkomendasikan adalah 1 jam, tetapi sebaiknya 30 menit saja sudah cukup. Selain itu penggunaan deterjen juga jangan terlalu banyak, sehingga akan lebih baik jika pencucian kaos yang dibuat dengan jenis sablon ini dilakukan secara terpisah dengan bahan cucian lainnya.

  1. Hindari menyikat

Cukup jelas rasanya mengapa hal yang satu ini sangat ditekankan guna melindungi hasil sablon. Karena dengan menyikatnya tentu saja hasil sablon akan terkikis sehingga tak menempel lagi pada kaos. Jika memang ada noda membandel yang terdapat tepat pada bagian hasil sablon maka gunakan saja sikat lembut seperti yang digunakan oleh bayi. Namun hal tersebut juga tetap harus dilakukan secara perlahan dan hati-hati.

  1. Jemur terbalik

pasca proses pencucian maka akan ada tahap penjemuran. Pada tahap penjemuran juga ada hal yang harus diperhatikan yakni balik terlebih dahulu kaosnya. Hal tersebut dikarenakan sinar matahari dapat merusak bagian hasil sablon, terutama warnanya yang berpotensi lebih cepat memudar. Pada dasarnya raster memiliki ketahanan yang cukup baik, namun apabila terus menerus diterpa di bawah terik matahari maka lama-kelamaan tetap akan memudar juga.

  1. Kurang disarankan mencuci dengan mesin cuci

Poin satu ini ada kaitannya dengan poin pertama dan kedua, pasalnya mesin cuci zaman sekarang sudah banyak yang memadukan fungsi perendaman dan fungsi pencucian. Sehingga ditakutkan perendamannya terlalu lama dan pencuciannya terlalu kuat. Ada baiknya mencuci secara manual menggunakan tangan agar lebih terjamin keamanan dari kaos hasil sablon jenis raster tersebut. Tetapi jika jenis mesin cucinya merupakan jenis yang dapat diatur kapan perendaman berhenti dan ada mode lembut saat pencuciannya maka penggunaan mesin cuci untuk mencuci hasil sablon raster bisa diperbolehkan.

  1. Hindari pemutih pada saat pencucian

Pemutih pakaian memiliki formula khusus yang dapat mengangkat hal-hal yang yang menempel pada serat kain. Hal tersebut juga berlaku untuk dot-dot raster meskipun proses pengikisannya tak akan langsung terkikis semua. Tetapi jika terjadi secara terus menerus maka lama-kelamaan dot-dot raster akan terkelupas dari serat kain. Hal ini juga yang menjadi dasar mengapa sebaiknya mencuci kaos sablon dengan jenis raster dilakukan secara terpisah dengan pakaian lainnya yang biasanya menggunakan pemutih pakaian. Sedangkan untuk pelembut dan pewangi masih diperbolehkan dengan catatan tidak ada campuran pemutih di dalamnya. Karena sekarang ini sudah banyak pemutih yang sudah sekalian juga sebagai pelembut dan pewangi.

  1. Hati-hati dalam menyetrika

Pada tahap penyetrikaan juga tak lepas dari hal yang harus diperhatikan. Pasalnya panas setrika yang amat sangat jelas tidak baik bagi dot-dot raster. Hal tersebut jelas memiliki efek yang jauh lebih dikhawatirkan daripada sekedar terkena sinar matahari. Tips agar aman menyetrika bagian yang disablon adalah lapisi terlebih dahulu bagian tersablon yang hendak disetrika menggunakan kain lain di atasnya. Setelah itu baru kemudian lakukan penyetrikaan seperti biasanya.

Keenam hal di atas jika diperhatikan dan ditaati baik-baik maka akan dapat membuat kaos yang menggunakan sablon raster lebih awet dan tahan lama. Karena hasil dari teknik penyablonan tersebut amat bagus sehingga akan percuma rasanya kalau hanya dapat dinikmati sebentar saja.

Leave a Comment

Your email address will not be published.